Hamil Mual ‘Justru Baik’

10Sep08
– Jawaban.com-

Rasa mual dan muntah-muntah saat kehamilan diduga berkembang untuk memastikan wanita hamil tidak memakan terlalu banyak makanan tidak sehat, menurut sebuah penelitian.

Para ilmuwan menemukan sejumlah bukti yang mendukung rasa mual dan muntah dalam kehamilan terkait dengan tingkat gula, alkohol, lemak dan daging yang dimakan si ibu. Sebaliknya, makanan berserat seperti sereal tidak memicu rasa mual.

Universitas Liverpool menganalisa 56 kasus yang sudah diteliti sebelumnya di 21 negara, dan hasil ini dimuat oleh Jurnal Biologi Royal Society di Inggris.

Rasa mual biasanya dialami wanita hamil di pagi hari selama tiga bulan pertama dan terjadi pada sekitar 80% kehamilan. Selama ini, kondisi mual dan muntah ini diduga sebagai akibat dari perubahan hormon pada saat kandungan berusia muda. Namun, penelitian terbaru ini mengatakan rasa mual mungkin memiliki dampak yang positif – seperti mengurangi resiko keguguran kandungan.

Racun

Para peneliti menyatakan berkat evolusi kemungkinan tubuh wanita hamil memiliki kemampuan untuk mendeteksi makanan atau minuman yang memiliki kadar zat beracun tinggi. Menurut mereka tubuh wanita yang mengandung mungkin akan menolak daging tertentu karena mungkin mengandung zat-zat yang bisa menyebabkan penyakit.

Sebaliknya, tingkat rendah dari racun tanaman pada sereal mungkin menyebabkan sereal jarang menyebabkan kondisi mual dan muntah. Namun tim ilmuwan itu mengatakan penolakan gula dan lemak oleh tubuh sulit untuk dijelaskan.

Peneliti utama Dr Craig Roberts mengatakan: “Meskipun makan daging mungkin tidak berbahaya karena di jaman modern ada teknologi pengawetan dan pendinginan makanan yang baik, tubuh kita tetap menjalankan fungsinya dengan menghindari jenis-jenis makanan tertentu pada tiga bulan pertama kehamilan.”

“Mungkin kondisi kuntah-muntah yang dirasakan wanita sewaktu memakan makanan tertentu justru membantu, dan meski menganggu, rasa mual ini adalah cara alami mencegah masalah dalam kehamilan baik bagi ibu mapun janin.”

Dr Maggie Blott, dokter kandungan di Rumah Sakit King’s College di London mengatakan: “Saya mengerti mengapa tubuh kita melakukannya. Mual dan muntah terjadi pada wanita hamil saat tiga bulan pertama yang merupakan masa terpenting bagi pembentukan janin.”

Dr Blott mengatakan selain harus makan sehat, saat hamil wanita harus menghindari minuman beralkohol, merokok atau obat terlarang. Menurutnya juga penting untuk memakan makanan yang kaya asam folat dan menghindari makanan yang tinggi kandungan vitamin A, seperti hati dan jeroan.



No Responses Yet to “Hamil Mual ‘Justru Baik’”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: